Pada suatu ketika sang misionaris akan melakukan pelayanan ditempat yang cukup jauh sehingga diajaklah sang pembantu. Dengan mobil tuanya sang misionaris dan pembantunya melakukan perjalanan. Tiba-tiba ditengah jalan mobil tua sang misionaris mogok dijalan, jalan yang dilalui sang misionaris ini pun jalan yang jarang dilewati tapi pada suatu ketika ada mobil penumpang yang sedang melewati jalan itu, sontak sang misionaris pun melambaikan tangannya untuk meminta bantuan. Sambil berteriak sang misionaris berharap bantuan kepada orang-orang di mobil yang sedang lewat itu tetapi sang supir mobil berpenumpang itu menghiraukan lambain tangan dan teriakan sang misionaris dan berlalu melewati mereka begitu saja.
Sang misionaris pun tidak tahu lagi harus meminta bantuan kepada siapa dan dengan bekal pengetahuan tentang mobil seadanya dia mencoba memperbaiki mobilnya. Entah bagaimana prosesnya akhirnya mobil tua itu bisa dinyalakan kembali dan sang misionaris beserta pembantunya melanjutkan perjalanan mereka.
Beberapa lama mengendarai mobilnya, mereka bertemu lagi dengan mobil berpenumpang yang tadi menghiraukan permintaan tolong mereka dan kali ini mobil mereka terperosok ke dalam kubangan lumpur. Sontak sang pembantu berkata "hahaha rasakan itu, biarkan saja mereka pak pendeta tadi kita minta tolong dihiraukan mereka sekarang rasakan pembalasannya tak ada yang akan membantu mereka" sang misionaris pun balas berkata "Jangan begitu kita harus tetap membantu mereka" Seketika itu juga sang misionaris mengarahkan mobilnya ke arah mereka untuk membantu dengan keheranan sang pembantu pun ikut membantu.
Sekitar setengah jam lamanya mereka mencoba bersama-sama mengeluarkan mobil penumpang itu keluar dari kubangan dan akhirnya mereka bisa melanjutkan perjalanan kembali. Usai mengucapkan terimakasih sang supir mobil berpenumpang itu melanjutkan perjalanannya begitu juga sang misionaris dan pembantunya itu dan di tengah-tengah perjalanan itu sang pembantu pun berkata "Pak pendeta, terimakasih sekarang saya baru tahu arti injil yang engkau beritakan itu kepada saya" dengan terkejut sang misionaris pun mengucap syukur kepada Tuhan dan tersenyum kepada sang pembantu.
Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!
Roma 12:21




